Kerajinan Lampu Stand menjadi pilihan tepat untuk dekorasi interior anda baik di rumah maupun di kantor anda. Selain memiliki bentuk yang unik, kerajinan ini juga memiliki nilai seni tinggi. Kerajinan lampu stand selain bisa menjadi hiasan di ruangan anda, lampu stand yang terbuat dari tembaga dan kuningan ini bisa berfungsi sebagaimana layaknya lampu stand pada umumnya.
Tampilkan postingan dengan label Kerajinan Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerajinan Daerah. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 Desember 2012
Rabu, 19 Desember 2012
Keerajinan kain ulos dan kain songket

Tenunan merupakan seni kerajinan yang menarik dari suku Batak. Contoh tenunan ini adalah kain ulos dan kain songket. Ulos merupakan kain adat Batak yang digunakan dalam upacara-upacara perkawinan, kematian, mendirikan rumah, kesenian,dan sebagainya. Bahan kain ulos terbuat dari benang kapas atau rami. Warna ulos biasanya adalah hitam, putih, dan merah yang mempunyai makna tertentu. Sedangkan warna lain merupakan lambang dari variasi kehidupan.
Batik Pekalongan dan Sejarahnya
Sejarah Batik di Pekalongan dimulai setelah peperangan dan perpecahan di lingkungan kerajaan Mataram yang waktu itu diduduki oleh rajanya yang bernama Panembahan Senopati. Peperangan melawan kolonial belanda maupun perpecahan di antara lingkungan kraton memang kerap kali terjadi, hingga pada suatu saat kondisi yang paling parah menyebabkan banyak keluarga-keluarga raja yang mengungsi dan menetap didaerah-daerah baru antara lain ke Pekalongan. Keluarga-keluarga kraton yang memang telah mempunyai tradisi batik dan mengungsi inilah yang mengembangkan pembatikan ke daerah pengunsian di Pekalongan.
Keris dan Sejarahnya

Sabtu, 08 Desember 2012
Batik Jawa Timur
Jumat, 23 November 2012
Kerajinan Tradisional Moronene Sulawesi Tenggara Terancam Punah
Kerajinan tradisional Moronene di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara terancam punah. Pasalnya, generasi penerus yang berminat untuk mempelajari beragam jenis kerajinan berupa anyaman tersebut hampir dikatakan tidak ada. Kerajinan tradisional yang terancam punah antara lain, empe (tikar), be'u (loyang), duku (nyiru), kaloe (penyimpanan bergantung), kompe (keranjang), dan balase (karung)
Tokoh Adat dan Budaya Kabaena, Abdul Madjid Ege mengatakan bahwa pengrajin anyaman tradisional saat ini diperkirakan hanya berjumlah 10 orang, dan rata - rata usianya adalah 60 tahun.
Langganan:
Postingan (Atom)